
Universitas Islam Al-Kifayah Riau melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Angkatan VII Tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Aula Universitas Islam Al-Kifayah Riau. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta Kukerta sebagai persiapan sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di lokasi penempatan masing-masing.
Kukerta Angkatan VII Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Desa Berkelanjutan Melalui Kukerta Berbasis Ekonomi Hijau dan Pengelolaan Sampah Mandiri.” Tema tersebut menjadi landasan bagi mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan pembekalan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Assoc. Prof. Dr. Zalisman, S.Pd., M.Pd.I. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman yang telah diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mahasiswa Kukerta merupakan duta kampus di tengah masyarakat. Oleh karena itu, jagalah etika, kedisiplinan, dan tunjukkan kontribusi terbaik melalui program-program yang inovatif serta berdampak bagi lingkungan dan masyarakat,” pesan Rektor kepada para peserta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Kifayatul Akhyar, Dr. Yundri Akhyar, M.A., yang memberikan motivasi dan pembekalan kepada mahasiswa. Dalam sambutannya, beliau berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif, memperkuat semangat pengabdian, serta menjaga citra baik yayasan dan universitas selama menjalankan program Kukerta.
“Kukerta bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga sarana pembelajaran kehidupan. Jadikan kesempatan ini untuk mengasah kepedulian sosial, membangun karakter kepemimpinan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Dr. Yundri Akhyar.
Materi utama pembekalan disampaikan oleh Ketua LPPM Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Nelia Guswanti, M.Pd., didampingi oleh Sekretaris LPPM, Wahyu Fadhilatul Hikmah, S.Sy., M.H. Dalam pemaparannya, disampaikan berbagai panduan teknis pelaksanaan Kukerta, mulai dari tata tertib, penyusunan program kerja, mekanisme pelaporan kegiatan, hingga strategi pelaksanaan program pengabdian yang sesuai dengan tema Kukerta tahun ini.
Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, pemerintah desa, serta berbagai pihak terkait agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Kegiatan pembekalan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa Kukerta Angkatan VII Tahun 2026 memiliki kesiapan yang matang dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat serta mampu menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi hijau dan pengelolaan sampah mandiri.
Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, Universitas Islam Al-Kifayah Riau terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan.
