
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Kifayah Riau terus memperluas kiprah akademik dan pengabdiannya di masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Seminar “Implementasi Pembelajaran Kontekstual di MDTA/TPQ se-Kecamatan Bandar Sei Kijang”, yang digelar di Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan.
Seminar menghadirkan narasumber Dr. Yundri Akhyar, M.A., Ketua Yayasan Kifayatul Akhyar, yang memaparkan pentingnya penerapan pembelajaran kontekstual dalam lembaga pendidikan Al-Qur’an.
“Metode pembelajaran kontekstual dapat membantu santri memahami Al-Qur’an dan ajaran Islam dengan lebih dekat pada realitas kehidupan mereka sehari-hari. Dengan demikian, proses belajar akan lebih bermakna dan aplikatif,” jelas Dr. Yundri.
Selain seminar, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STAI Al-Kifayah Riau dengan dua forum pendidikan Islam tingkat kecamatan, yakni:
Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (FKTPQ), diwakili oleh Jumaidi, A.Md.K.
Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), diwakili oleh Hj. Eli Maryanis, S.Ag.
Ruang lingkup MoU ini mencakup kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sebagai bentuk kolaborasi nyata antara STAI Al-Kifayah dengan lembaga pendidikan Islam nonformal di Kecamatan Bandar Sei Kijang.
Acara ini turut dihadiri oleh para Kaprodi di lingkungan STAI Al-Kifayah Riau, yaitu Kaprodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Kaprodi Akuntansi Syariah (AKS), Kaprodi Hukum Tata Negara (HTN), serta Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI). Hadir pula para dosen dan civitas akademika STAI Al-Kifayah Riau.

Ketua STAI Al-Kifayah Riau, Dr. Zalisman, S.Pd., M.Pd.I., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan adanya seminar dan penandatanganan MoU ini, diharapkan MDTA dan TPQ di Kecamatan Bandar Sei Kijang semakin siap menerapkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus membangun generasi Qur’ani yang unggul dan berdaya saing.