
Pekanbaru, 19 Januari 2024 – Al-Kifayah Riau menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya dengan membantu Pondok Pesantren Uwais Al-Qarni Kampar yang terdampak banjir akibat pembukaan PLTA Koto Panjang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dr. Yundri Akhyar, MA, didampingi Elmirawati, M.Pd., dosen Program Studi BKPI sekaligus pimpinan pesantren Al-Kifayah Riau, serta diikuti sejumlah mahasiswa Al-Kifayah.
Kunjungan tersebut diterima dengan hangat oleh Pimpinan Pondok Pesantren Uwais Al-Qarni, Ustaz Sirjon Al-Faqih, S.Pd. Dalam sambutannya, Dr. Yundri Akhyar menyampaikan pentingnya mempererat solidaritas di tengah umat Islam, khususnya dalam menghadapi ujian bersama. “Hubungan antarumat Islam haruslah kuat, penuh empati, dan saling mendukung, terutama dalam situasi sulit seperti ini,” ujar beliau.
Selama kunjungan, rombongan dari Al-Kifayah turut membantu berbagai aktivitas pasca-banjir. Mereka bersama-sama santri mengangkut barang-barang yang terdampak, memperbaiki perahu sebagai antisipasi kenaikan air, serta membersihkan lingkungan pesantren. Tidak hanya tenaga, rombongan juga membawa bantuan berupa bahan pangan pokok untuk mendukung kebutuhan dapur pesantren.

Buya Sirjon Al-Faqih menyampaikan rasa syukur dan haru atas perhatian yang diberikan. “Kehadiran rombongan Al-Kifayah ini adalah bukti nyata ukhuwah Islamiyah. Bantuan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga memberikan semangat baru bagi kami untuk bangkit,” ungkapnya.
Elmirawati, M.Pd., juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga sarana pembelajaran bagi para mahasiswa dan santri. “Kunjungan ini diharapkan mampu menanamkan nilai empati, gotong royong, dan rasa tanggung jawab sosial dalam diri generasi muda,” ujarnya.
Aksi solidaritas ini memperlihatkan bahwa pendidikan tidak hanya tentang teori di ruang kelas, tetapi juga bagaimana mahasiswa belajar menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama. Semoga langkah kecil ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut membantu sesama yang membutuhkan.