
Pada hari ini, STAI Al-Kifayah Riau menyelenggarakan debat terbuka bagi kedua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa (Capresma dan Cawapresma) untuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2024-2025. Debat ini dihadiri oleh mahasiswa dan beberapa dosen sebagai saksi dan penilai independen.
Kedua pasangan calon, yaitu Pasangan 1: Pahot Matua (Capresma) dan Ahmad Alwi (Cawapresma) serta Pasangan 2: Sandi Tumawa (Capresma) dan M. Alip (Cawapresma), memaparkan visi dan misi mereka untuk memimpin organisasi mahasiswa yang sangat penting ini.
Pasangan 1: Pahot Matua dan Ahmad Alwi

Dengan mengusung visi untuk menjadikan BEM STAI Al-Kifayah sebagai wadah yang menampung aspirasi mahasiswa secara bertanggung jawab, berintegritas, dan solid, pasangan ini ingin menciptakan kampus yang dinamis dan penuh dialog. Mereka juga memiliki sejumlah misi, antara lain:
- Membangun kembali budaya diskusi di lingkungan mahasiswa STAI Al-Kifayah
- Menjalin silaturahmi yang erat antara seluruh lembaga
- Meningkatkan kesadaran berorganisasi mahasiswa tanpa mengabaikan nilai akademik dan moral
- Menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab
Pasangan Ahmad Alwi dan Pahot Matua juga mengedepankan slogan “Cerdas, Bersih, Teladan”, sebagai moto yang akan memandu langkah mereka dalam kepemimpinan BEM STAI Al-Kifayah.
Pasangan 2: Sandi Tumawa dan M. Alip

Sementara itu, pasangan Sandi Tumawa dan M. Alip tampil dengan visi untuk mewujudkan kampus STAI Al-Kifayah sebagai komunitas yang inklusif, berdaya saing, dan penuh inovasi, di mana setiap suara mahasiswa didengar dan setiap ide dihargai. Beberapa poin penting dari misi pasangan ini adalah:
- Mewujudkan komunikasi terbuka dengan menyelenggarakan forum rutin
- Menggalang kolaborasi antar-organisasi mahasiswa melalui proyek kolaboratif
- Mendorong kreativitas mahasiswa dengan platform yang mendukung inovasi
- Meningkatkan kesejahteraan mahasiswa melalui program yang bermanfaat
- Membangun kepedulian sosial mahasiswa dalam kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat
Dengan slogan “Aliansi Bersatu, Al-Kifayah Menuju Perubahan”, pasangan ini berkomitmen untuk membawa BEM ke arah perubahan yang lebih baik dan inklusif.
Debat berlangsung sangat dinamis dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang hadir. Pertanyaan-pertanyaan kritis dilontarkan oleh masing-masing paslon terkait program kerja, kolaborasi dengan organisasi internal, dan kontribusi nyata kedua pasangan terhadap komunitas kampus. Setiap pasangan memberikan jawaban dan penjelasan yang meyakinkan, menunjukkan kesiapan mereka untuk memimpin BEM ke depan.

Pihak kampus STAI Al-Kifayah Riau berharap siapa pun yang terpilih nanti dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Diharapkan BEM periode 2024-2025 mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan pihak kampus, serta mampu melahirkan program-program yang inovatif dan bermanfaat bagi pengembangan akademik, organisasi, dan kepedulian sosial di lingkungan kampus.
Dengan visi dan misi yang beragam dari kedua pasangan calon, para mahasiswa STAI Al-Kifayah Riau dihadapkan pada pilihan yang menentukan arah organisasi mahasiswa untuk periode mendatang. Pemilihan umum ini diharapkan menjadi momen penting untuk keberlanjutan semangat demokrasi dan keterlibatan mahasiswa dalam membangun kampus yang lebih baik.
Siapakah yang akan terpilih? Semua mahasiswa STAI Al-Kifayah Riau memiliki hak untuk menentukan pilihan terbaik mereka pada hari pemilihan tanggal 19 Oktober 2024.
