
Universitas Islam Al-Kifayah Riau melaksanakan pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa (HIMA) di lingkungan universitas sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kemahasiswaan sekaligus membangun jiwa kepemimpinan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berorganisasi.
Pelantikan pengurus HIMA dilakukan secara langsung oleh Rektor Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Dr. Zalisman, S.Pd., M.Pd.I. Dalam prosesi tersebut, sebanyak delapan organisasi HIMA resmi dikukuhkan untuk menjalankan amanah kepengurusan dan menyusun serta melaksanakan berbagai program kerja kemahasiswaan.
Delapan HIMA yang dilantik terdiri dari HIMA Hukum Tata Negara (HTN), HIMA Hukum Keluarga Islam (HKI), HIMA Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), HIMA Manajemen Bisnis Syariah (MBS), HIMA Pendidikan Agama Islam (PAI), HIMA Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), HIMA Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), serta HIMA Akuntansi Keuangan Syariah (AKS).
Prosesi pelantikan berlangsung secara khidmat. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan pengucapan ikrar pengurus dan pengukuhan oleh Rektor Universitas Islam Al-Kifayah Riau. Para pengurus kemudian menerima amanah untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Dalam arahannya, Rektor Universitas Islam Al-Kifayah Riau menekankan bahwa organisasi mahasiswa bukan sekadar wadah untuk melaksanakan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan pembentukan karakter.
Para pengurus HIMA diharapkan mampu menjalankan organisasi secara bertanggung jawab dengan tetap menjunjung tinggi etika akademik serta nilai-nilai keislaman. Setiap program yang dirancang juga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.
Keberadaan HIMA di setiap program studi diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dengan program studi, fakultas, dan universitas. Selain itu, organisasi kemahasiswaan juga memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang kreatif, inovatif, dan produktif.
Pelantikan delapan HIMA tersebut sekaligus menandai dimulainya masa kepengurusan baru organisasi mahasiswa di Universitas Islam Al-Kifayah Riau. Para pengurus diharapkan dapat mengemban amanah dengan penuh integritas serta menjadikan organisasi sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas diri dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kampus.
Melalui penguatan organisasi kemahasiswaan, Universitas Islam Al-Kifayah Riau terus mendorong terciptanya ekosistem kampus yang aktif, islami, kreatif, responsif terhadap perkembangan zaman, dan berorientasi pada pengembangan mahasiswa yang unggul dan berdaya saing.