
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Al-Kifayah Riau melaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus Workshop Penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) dan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum Cinta bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah yang tergabung dalam KKG 0008 Rayon 3 Kabupaten Siak, Riau.
Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, sebagai bentuk komitmen Universitas Islam Al-Kifayah Riau dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan kompetensi profesional guru madrasah.
Workshop dihadiri oleh Ketua KKG 0008 Rayon 3 Kabupaten Siak, Warsito, S.Pd.I., Kasi Pendidikan Madrasah Kecamatan Kerinci Kanan, perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kerinci Kanan, para kepala Madrasah Ibtidaiyah yang berasal dari Kecamatan Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Dayun, dan Mempura, serta guru kelas dan guru mata pelajaran. Sebanyak 67 peserta mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Al-Kifayah Riau dengan KKG 0008 Rayon 3 Kabupaten Siak. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Ayu Purnamasari S., M.Pd., bersama Ketua KKG 0008 Rayon 3 Kabupaten Siak, Warsito, S.Pd.I.
Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program peningkatan kompetensi guru madrasah secara berkelanjutan.
Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang menghadirkan narasumber dari dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Al-Kifayah Riau. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan dan konsep Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, penyusunan capaian pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran, penyusunan modul ajar, hingga pengembangan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik Madrasah Ibtidaiyah.
Workshop berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, praktik penyusunan dokumen Kurikulum Operasional Madrasah, serta pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran. Para peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan implementasi kurikulum di madrasah dan memperoleh solusi langsung dari para narasumber.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Ayu Purnamasari S., M.Pd., menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan kelompok kerja guru merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar Islam.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap guru-guru Madrasah Ibtidaiyah semakin siap menyusun Kurikulum Operasional Madrasah yang sesuai dengan regulasi terbaru serta mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, berpusat pada peserta didik, dan mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para kepala madrasah dan guru mampu menghasilkan dokumen Kurikulum Operasional Madrasah yang berkualitas, mengembangkan perangkat pembelajaran yang kontekstual dan adaptif, serta memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah.
Kerja sama yang telah terjalin melalui penandatanganan MoU ini juga diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang berkelanjutan antara Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Al-Kifayah Riau dengan KKG 0008 Rayon 3 Kabupaten Siak dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Provinsi Riau.

