
Pekanbaru (23 Agustus 2025) – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Kifayah Riau kembali mengukir sejarah penting dengan menyelenggarakan Wisuda Sarjana Ke-IV, yang berlangsung khidmat di Hotel Pangeran Pekanbaru. Pada prosesi ini, sebanyak 185 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, berasal dari dua program studi, yaitu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).


Acara yang penuh khidmat ini turut dihadiri oleh berbagai mitra strategis kampus, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari luar negeri hadir perwakilan Attarkiah Islamiah Institute (Thailand) sebagai mitra internasional, sementara dari dalam negeri hadir para Pimpinan Pondok Pesantren serta Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Riau Kepri.
Kehadiran juga semakin bermakna dengan hadirnya Kopertais Wilayah XII Riau–Kepri yang diwakili oleh Wakil Koordinator, Dr. Alimuddin Palawa, M.Ag, serta Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dr. Arden Simeru, M.Kom. Sebagai puncak intelektual, hadir pula Orator Ilmiah Prof. Dr. Rubaidi, M.Ag, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, yang menyampaikan orasi ilmiah berisi motivasi bagi para lulusan.


Dalam sidang senat terbuka, Ketua STAI Al-Kifayah Riau, Dr. Zalisman, S.Pd., M.Pd.I, menyampaikan laporan wisuda. Beliau mengulas perjalanan sejarah kampus yang berdiri sejak tahun 2017 dengan status awal Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT), hingga kemudian berkembang menjadi STAI Al-Kifayah Riau. Saat ini, kampus telah memiliki 8 program studi sarjana dan 1 program pascasarjana.

Dr. Zalisman juga menegaskan cita-cita besar STAI Al-Kifayah Riau dalam waktu dekat, yaitu melakukan alih status menjadi universitas. “Ini adalah ikhtiar bersama agar STAI Al-Kifayah Riau semakin memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam dan pembangunan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kifayatul Akhyar, Dr. Yundri Akhyar, M.A., dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal dari pengabdian di tengah masyarakat.
“Dalam rangka Education for Sustainable Development (ESD) atau Sustainable Development Goals (SDGs) sebagaimana tertuang dalam UNESCO 2017, STAI Al-Kifayah Riau akan terus melaju. Selain bertambahnya program studi S1 dan Pascasarjana (S2), serta rancangan alih status menjadi universitas, pembangunan fisik kampus terus digesa, peningkatan penjaminan mutu menuju unggul senantiasa dikawal, dan lembaga ini juga telah mengembangkan amal usaha sebagai penopang ekonomi,” ungkapnya.

Kegiatan wisuda berlangsung dalam suasana penuh khidmat, haru, dan kegembiraan. Tangis bahagia, canda, dan tawa menyertai momen sakral ini, menandai keberhasilan para wisudawan menuntaskan perjalanan akademiknya di STAI Al-Kifayah Riau.
Dengan wisuda ini, diharapkan para lulusan dapat menjadi insan yang berilmu, berintegritas, dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
