
STAI Al-Kifayah Riau menggelar acara silaturahmi dan kerja sama bersama delegasi Attarkiah Islamiah Institute, Narathiwat, Thailand. Kegiatan ini diadakan untuk mempererat hubungan kedua institusi dalam pengembangan pendidikan Islam di tingkat internasional.
Rombongan dari Attarkiah tiba di Pekanbaru pada 15 November 2024 dan langsung disambut oleh jajaran pimpinan STAI Al-Kifayah Riau beserta mahasiswa. Kehangatan dan kekeluargaan tercipta saat penyambutan yang dilanjutkan dengan acara ramah tamah.


Kegiatan formal dilaksanakan pada 16 November 2024 di kampus STAI Al-Kifayah Riau. Rombongan dari Attarkiah terdiri dari Mr. Phaisan Toryib, Mr. Adul Maetam, Miss Aisyah Roding, dan Ms. Srinda Salaeh, yang disambut dengan meriah oleh mahasiswa, dosen, dan santri pondok pesantren.
Dalam sambutannya, Dr. Zalisman, S.Pd., M.Pd.I, Ketua STAI Al-Kifayah Riau, menekankan pentingnya kerja sama ini untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam pendidikan. “Kunjungan ini bukan hanya menjalin hubungan antarinstitusi, tetapi juga menjadi momen berbagi ilmu dan pengalaman untuk kemajuan bersama dalam dunia pendidikan Islam,” ucapnya.
Dr. Yundri Akhyar, MA, Ketua Yayasan Kifayatul Akhyar, turut memberikan pandangannya, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis dalam memajukan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di era modern. “Silaturahmi ini mengukuhkan ukhuwah Islamiyah yang menjadi landasan kuat untuk membangun generasi masa depan yang cerdas dan berakhlak,” ujarnya.
Mr. Phaisan Toryib, atau yang dikenal sebagai Abah Internasional oleh mahasiswa STAI Al-Kifayah Riau, menyampaikan rasa syukurnya atas sambutan hangat ini. “Pertemuan ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang mengutamakan persatuan dan keharmonisan. Kami sangat berharap kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi pendidikan di kedua negara,” katanya.


Selain mempererat hubungan, acara ini juga diisi dengan diskusi tentang program pengembangan pendidikan, termasuk pertukaran mahasiswa, pelatihan guru, dan kolaborasi dalam penelitian ilmiah.
Acara silaturahmi diakhiri dengan makan bersama, menciptakan suasana penuh keakraban dan memperkuat hubungan persaudaraan. Momen ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi internasional dalam memajukan pendidikan Islam. “Semoga kegiatan ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi yang lebih besar dan bermanfaat di masa depan,” tutup Dr. Zalisman.